Guru Dan Murid Page
Maka hormatilah guru, tapi jangan pernah menjadikannya patung. Sayangilah murid, tapi jangan pernah membatasinya dengan tembok kasih.
Hubungan ini bukanlah rantai, bukan pula tangga yang mengangkat satu lebih tinggi. Ia adalah lingkaran — karena suatu hari murid akan menjadi guru, bagi dirinya sendiri, bagi orang lain, bahkan kadang bagi guru yang dulu mengajar. guru dan murid
Murid datang dengan mata bertanya, dengan hati yang masih meraba-raba. Ia bukan bejana kosong yang pasif, tapi api kecil yang menunggu ditiup, bukan tanah liat yang lunak, tapi benih yang membawa dunia di dalamnya. Ia adalah lingkaran — karena suatu hari murid
Karena pendidikan sejati bukanlah memindahkan air dari sungai ke kolam, tapi mengajarkan bagaimana menemukan mata air sendiri, lalu memilih kapan harus minum, dan kapan harus berbagi pada yang kehausan. Maka di ruang-ruang kelas yang sempit
Guru belajar dari tatapan murid, dari keberaniannya bertanya, dari kegagalan yang tak malu diakui. Murid belajar dari ketekunan guru, dari cara ia tak lelah mengulang, dari keikhlasan yang tak tercatat di rapor.
Maka di ruang-ruang kelas yang sempit, atau di bawah pohon rindang di lapangan, terjadi dialog bisu yang hebat: saling memberi, saling mengoreksi, saling membebaskan.
